Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

 

 

 

RSUD Dr. Soedono Madiun terletak di sebelah Barat  dari Ibu Kota Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur dan berada di tengah Kotamadya Madiun yang merupakan dataran rendah dan terletak diantara 7o – 8o Lintang Selatan dan 111o – 112o Lintang Utara. RSUD Dr. Soedono juga terletak di daerah perbatasan antara Jawa Timur dan Jawa Tengah yang merupakan arus lalu lintas ramai penghubung kedua propinsi tersebut. Jarak dengan ibu kota propinsi khususnya dengan RSUD Dr. Soetomo Surabaya sebagai pusat rujukan  ± 169 km yang ditempuh dalam waktu ± 4 jam perjalanan, sedangkan dengan kota terdekat di Jawa Tengah yaitu Solo ± 110 km yang ditempuh dalam waktu ± 2 jam perjalanan.

Bermula sebagai rumah sakit kelas C, RSUD Dr. Soedono pada tahun 1993  beralih status menjadi kelas B Non Pendidikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI No.1164/Menkes/SK/XII/1993 dengan struktur organisasi rumah sakit yang disesuaikan  dengan klasifikasinya ditetapkan dengan Peraturan Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur No. 22 tahun 1995 yang mengacu pada Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 22 tahun 1994

Dengan menempati areal tanah seluas 26.960 M2 dengan luar bangunan 17.281,5 M2 dan didukung oleh tenaga spesialis sejumlah 26 orang, 14 orang tenaga dokter umum , 4 orang dokter gigi , 299 orang tenaga paramedis perawatan, 75 orang tenaga paramedis non perawatan dan 157 orang tenaga non medis, RSUD Dr. Soedono telah menjadi rumah sakit rujukan untuk wilayah Barat Selatan Propinsi Jawa Timur yang merupakan Wilayah Kerja  I Pembantu Gubernur di Madiun dengan wilayah kerja 6 Daerah Tingkat II antara lain : Kotamadya Madiun, Kabupaten Madiun, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Magetan. Dari sekian kabupaten tersebut sarana kesehatan yang menjadi wilayah kerja rujukannya adalah 127 buah Puskesmas, 291 Puskesmas Pembantu, 714 Pondok bersalin, 139 Puskesmas Keliling, 4.862 Posyandu dan 12 buah rumah sakit.

Usaha pembangunan untuk mengembangkan Rumah Sakit ini telah membuahkan hasil dengan telah diakuinya RSUD Dr. Soedono Madiun sebagai Rumah Sakit yang berakreditasi penuh, yang ditandai dengan diserahkannya Sertifikat Akreditasi No. YM.00.03.3.5.3732, tanggal 10 September 1998 oleh Ibu Direktorat Jendral Pelayanan Medik.           

Dalam melaksanakan fungsinya sebagai suatu unit sarana yang memberikan pelayanan medis kepada masyarakat, RSUD Dr. Soedono Madiun telah berupaya untuk memberikan pelayanan terbaiknya sebagai upaya meningkatkan pelayanan. Dengan kondisi sekarang RSUD Dr. Soedono memiliki kapasitas tempat tidur sejumlah 325 buah dengan angka pemanfaatan rumah sakit yang terus meningkat. Hingga saat ini tercatat angka BOR tahun 1998 adalah 76,94%.

Pelayanan yang dapat diberikan di RSUD Dr. Soedono berupa :

1. Pelayanan Rawat Jalan

Pelayanan Rawat Jalan sekarang ini telah memiliki 16 Poliklinik yang didukung 15 macam spesialisasi antara lain : Kebidanan dan Kandungan, Bedah, Penyakit Dalam, Kesehatan Anak, THT, Mata, Jantung, Syaraf, Bedah Orthopedi, Anestesi, Kulit dan Kelamin, Penyakit Paru, Radiologi, Pathologi Klinik dan Rehabilitasi Medik.

2. Pelayanan Rawat Inap

Pelayanan Rawat Inap RSUD Dr. Soedono memiliki kemampuan 325 tempat tidur dengan ruang perawatan yang diklasifikasikan atas : Ruang Perawatan Non Infeksius Pria (Ruang Flamboyan) dan Wanita (Ruang Teratai), Ruang Perawatan Infeksius Pria (Ruang Kemuning) dan Wanita (Ruang Kenanga) dan Ruang Perawatan Bayi dan Anak (Melati) serta ditambah dengan Ruang Perawatan Kebidanan (Ruang Mawar) dan Kandungan (Ruang Dahlia).

Tersedia pula pelayanan rawat inap Paviliun dengan kemampuan 78 tempat tidur dan dilengkapi dengan ruang operasi, ruang intensif, poliklinik khusus, apotik dan ruang tindakan khusus..

3. Pelayanan Gawat Darurat

Pelayanan kasus gawat darurat telah ada di RSUD Dr. Soedono dengan fasilitas dokter umum dan tenaga paramedis, laboratorium, radiologi dan apotik yang selalu siap ditempat 24 jam dengan mengacu pada Instalasi Rawat Darurat RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Pelayanan Rawat Intensif Darurat dan One Day Care tersedia pula di unit gawat darurat ini sebagai langkah pertama untuk mengatasi kondisi gawat darurat yang selalu dipanatau 24 jam.

4. Pelayanan Bedah

Instalasi Bedah Sentral RSUD Dr. Soedono Madiun menyediakan 4 ruang operasi dan 1 ruang perawatan intensif (IPI) serta 1 ruang operasi emergency. Pelayanan ini akan dikembangkan menjadi Central Operating Theatre (COT) dengan kemampuan 9 ruang operasi yang nantinya menyatu dengan Instalasi Rawat Darurat dan Pelayanan Kebidanan Kandungan menjadi Pusat Pelayanan Gawat Darurat   

5. Pelayanan Penunjang

Pelayanan Penunjang yang tersedia berupa pelayanan laboratorium, radiologi dan farmasi ditambah lagi dengan pelayanan gizi, linen dan sterilisasi sentral yang didukung dengan peralatan canggih berupa USG, EEG, ECG dan pada akhir tahun 2000 rumah sakit ini akan mendapatkan tambahan peralatan berupa peralatan canggih rehabilitasi medik, CT-Scan, Haemodialisa, Endoskopi  dan beberapa peralatan  lainnya.

 

RSUD Dr. Soedono Madiun telah pula diakui untuk dijadikan wahana pendidikan bagi tenaga keperawatan dengan dilakukannya pendidikan Diploma III Keperawatan Program Khusus dan diakui pula sebagai penyelenggara Program Pendidikan Dokter Spesialis yang dimulai sejak tahun 1998.Dengan dukungan sebagai rumah sakit unit swadana yang dapat mengelola keuangan secara mandiri dan dengan Misi  “Memberikan pelayanan kesehatan untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang sebaik-bainya” dan  Visi “Berpenampilan, Berprofesi dan Beretik” serta Motto “Kepuasanmu, Senyumku” RSUD Dr. Soedono Madiun bertekad untuk selalu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan selalu melihat nilai sosial dan nilai etika untuk mencapai RSUD Dr. Soedono sebagai rumah sakit kelas B terakreditasi yang menjadi kebanggan masyarakat dan sebagai Show Window Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur.


Kembali keatas